PIMNAS

Feb 7, 2012 by

APA ITU PIMNAS?

PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) adalah kompetisi ilmiah yang menuntut kreativitas dan penalaran ilmiah mahasiswa Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.  Penyelenggaraan PIMNAS di Indonesia berawal dari Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Inovatif Produktif (LKIP) mahasiswa yang dilaksanakan pertama kali pada tahun 1980 di Universitas Indonesia.

Dalam perkembangannya, kedua kegiatan tersebut pada tahun 1988 dikembangkan dengan menambahkan kegiatan penunjang berupa Pameran, Bazar, Studium Generale, Pentas Seni, dan Seminar, yang kemudian disebut dengan Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM).

Penyelenggaraan LKIM sempat berlangsung selama dua tahun, dan kemudian dengan penyempurnaan dan penambahan kegiatan penunjang, penyelenggaraan pada tahun ke tiga nama kegiatan dirubah menjadi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), dan sekaligus merupakan Pimnas III.

Pada tahun 2012 ini, PIMNAS telah memasuki usianya yang ke XXV dan telah dilaksanakan pada Juli 2012 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Sebentar lagi akan segera berlangsung PIMNAS XXVI yang akan dimulai dengan pengumpulan Proposal PKM Kegiatan (PKM-P, PKM-K, PKM-M, PKM-T, dan PKM-KC) di Oktober 2012 & pengumpulan Proposal PKM Karya Tulis (PKM-GT dan PKM-AI) di Maret 2013.

 

TUJUAN PIMNAS

Sebagai penerus bangsa, mahasiswa Indonesia memiliki potensi dan energi yang besar untuk diasah dan dikembangkan ke arah suatu kemampuan yang dibutuhkan bagi peningkatan mutu pembangunan bangsa dan negara. Untuk itu, mahasiswa perlu diberi peluang dan tantangan tersistematis guna meningkatkan mutu kreativitas, mentalitas dan perilakunya. Di samping itu, aspek kerjasama dan komunikasi yang bermanfaat antar intelektual muda, yang selama ini menjadi kendala lulusan perguruan tinggi, juga perlu dibudayakan. Oleh karena itu, Ditjen Dikti memandang perlu menciptakan berbagai kesempatan bagi mahasiswa untuk saling berkomunikasi melalui produk kreasi intelektual berskala nasional yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Melalui PIMNAS, karya-karya kreatif mahasiswa dipertemukan, dibahas sesama mahasiswa dan juga juri, sekaligus disampaikan kepada masyarakat.

Pelaksanaan PIMNAS dimaksudkan untuk:

ü  meningkatkan wawasan dan kemampuan akademik mahasiswa

ü  mengembangkan komunikasi ilmiah mahasiswa

ü  memacu dan membudayakan kreativitas dan penalaran mahasiswa dalam IPTEK dan seni

Beberapa tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan PIMNAS:

  • Menjadi media dan sarana komunikasi mahasiswa seluruh Indonesia
  • Membuka peluang bagi pengembangan potensi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah
  • Mempertajam wawasan, mahasiswa dalam pengembangan IPTEK dan seni
  • Meningkatkan posisi tawar mahasiswa di dunia kerja atau masyarakat
  • Memberi umpan balik terhadap proses belajar mengajar di PT
  • Meningkatkan ketrampilan mahasiswa dalam menyampaikan karya intelektualnya
  • Mempererat kerjasama akademik
  • Mempererat tali persaudaraan sebangsa dalam bingkai NKRI

 

CABANG LOMBA

Lomba Utama PIMNAS

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan lomba utama di PIMNAS. Untuk mengikutinya, mahasiswa harus membuat sebuah proposal. Proposal dibuat per-tim (3-5 orang dari universitas yang sama) dan disarankan dari angkatan yang berbeda.

1.    PKM Penelitian (PKM-P)

PKM yang satu ini adalah program kreatif yang berpusat pada penelitian. Penelitian itu bisa berbasis ilmu sosial maupun sains. Contoh PKM Penelitian ini misalnya : “Menguji Khasiat Ekstrak Tanaman” atau dalam bidang sosial “Faktor Penyebab Takhayul yang Mewarnai Perilaku Masyarakat Jawa.”

2.    PKM Penerapan Teknologi (PKM-T)

PKM-T mengusung suatu program bantuan teknologi, bisa berupa sistem (mesin, model, pengolahan limbah) atau manajemen (pembukuan/administrasi, pemasaran, dll) tertentu yang membantu industri masyarakat  berskala mikro-menengah. Nah, untuk PKM ini, peserta harus bekerja sama dengan mitra usaha. Mitra usaha yang dimaksud adalah masyarakat pengelola industri yang akan dibantu.

3.    PKM Kewirausahaan (PKM-K)

Di sini, mahasiswa yang menjadi motor penggerak utama kegiatan wirausaha, tak perlu mitra seperti pada PKM-T. Ia berorientasi pada profit dari komoditi komersial yang ditawarkan peserta. Bisa berupa barang atau jasa.

4.    PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-M)

Untuk yang satu ini, ia berfokus pada program yang membantu masyarakat, misalnya dalam meningkatkan modal sosial mereka seperti memberantas buta huruf, meningkatkan keterampilan kerja, memperkuat sistem kelembagaan masyarakat, teknologi yang membantu peningkatan mutu hidup, dan lain sebagainya. Intinya, mahasiswa harus bekerja sama dengan masyarakat dalam program ini.

5.    PKM Karya Cipta (PKM-KC)

PKM KC adalah ‘varian’ baru dalam PIMNAS. Inti dari PKM jenis ini adalah pada ‘penciptaan’ yang bersumber dari pemikiran kreatif mahasiswa yang dapat berupa model, sistem, desain, atau prototipe.

6.    PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT)

Berbeda dari PKM jenis lainnya, PKM GT murni berupa gagasan tertulis. Ia dituangkan dalam bentuk artikel yang berisikan ide tentang solusi cerdas dan realistis dari persoalan serta isu-isu hangat dalam masyarakat. Jadi, PKM GT ini adalah PKM yang tidak melalui tahap realisasi, karena memang berada pada tataran ide. Oleh karena itulah, tak ada kucuran dana dari DIKTI untuk PKM-GT.

7.    PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI)

Program ini adalah penulisan artikel ilmiah yang bersumber pada kegiatan mahasiswa di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan sebelumnya secara mandiri. Contohnya magang, KKN, dan studi kasus, dan lain-lain. Tidak seperti ke enam jenis PKM lainnya, PKM-AI tidak melalui tahap presentasi di PIMNAS. Ia hanya melalui seleksi di DIKTI dan yang lolos akan dipublikasikan sebagai jurnal ilmiah terakreditasi.

 

Lomba Pendukung PIMNAS

Berikut ini lomba pendukung PIMNAS di PIMNAS ke XXV:

Oleh: Miranti Benacorry

Sumber data: http://pimnas.umy.ac.id

Tambahan data:

Download link penting PIMNAS

Download Contoh Judul Proposal yang Didanai tahun 2012